SINJAI, BB — Program Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai memberikan angin segar bagi peternak.

Pasalnya, satu Tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa dan Hj. Andi Kartini Ottong, hampir telah menyasar sejumlah peternak di Bumi Panrita Kitta.


Bahkan diakui salah seorang peternak di Dusun Pangisoreng, Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan, Syahrir bahwa program AUTS memiliki manfaat bagi peternak.

“Sebagai peternak pemerintah telah memberikan rasa aman kepada kami (peternak), terutama musibah-musibah yang kita tidak diinginkan”, ungkapnya saat ditemui, Senin (30/9/2019)


Di Desa Talle kata dia, sudah ada beberapa warga yang telah mendaftar AUTS. Sehingga dia berharap program ini dapat berjalan dengan baik dan terus ditingkatkan.

“Mudahan-mudahan program ini dilanjutkan dan terus di tingkatkan. Selaku peternak saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Bupati Sinjai dengan adanya program ini”, pangkasnya.


Terpisah, Muh Nur salah satu peternak asal Kelurahan Lamatti Rilau, Kecamatan Sinjai Utara, mengaku mendapatkan manfaat besar mengikuti program AUST selama ini.

Nur, pernah menerima klaim asuransi dari Program AUTS Pemkab Sinjai melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Sinjai yang dikerjasamakan dengan PT Jasindo, saat sapi betinanya melahirkan dan mati.


Kerjasama ini merupakan bukti komitmen dan kepedulian pemkab kepada para peternak, sebab dengan mengikuti program ini, peternak sapi tidak lagi harus memikirkan akan ancaman rugi.

Biasanya ancaman kerugian itu akibat dari kematian, penyakit, melahirkan, kecelakaan atau kehilangan dari ternak itu sendiri. Namun kini Jasindo siap memberikan uang pengganti Rp.10 juta per ekor.


“Selain program IB yang sudah saya rasakan manfaatnya, saya juga ikuti program AUTS, dimana sapi saya yang mati langsung diganti dengan uang sebesar Rp10 Juta”, pungkasnya.

Apalagi sejak awal tahun 2019 peternak kini tidak diberatkan lagi dengan pembayaran premi asuransi. Semuanya kini gratis karena telah tanggung oleh Pemkab Sinjai, dengan target 10 ribu ekor, asal sapi tersebut siap di IB.


“Ini juga bagusnya karena sebelumnya kita bayar Rp40 ribu, sekarang dengan program baru pak Bupati semuanya gratis, dan betul gratis karena saya sendiri yang merasakan. Terima kasih pak Bupati sudah peduli dengan kami para peternak”, ucap Nur. (Ads)

BERITA INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITA BERITA BERSATU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *